Jaringan Multimedia kabel, nirkabel, standarisasi

Jumat, 06 Juni 2014 0 komentar


Pengertian Jaringan Multimedia

      Diambil dari kata jaringan(dalam hal ini bisa diartikan jaringan komputer) yang berarti sekumpulan komputer, serta perangkat-perangkat lain pendukung komputer yang saling terhubung dalam suatu kesatuan.

DEFINISI JARINGAN
Jaringan merupakan sekumpulan komputer yang saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya dengan menggunakan media komunikasi sehingga saling berbagi data , informasi , program, dan perangkat keras (printer,hardisk,webcam, dsb). Tujuan jaringan antara lain adalah untuk mempermudah pengguna komputer untuk saling berbagi sumber daya yang terdapat di jaringan.

DEFINISI MULTIMEDIA
Multimedia dapat diartikan sebagai penggunaan beberapa media yang berbeda untuk menggabungkan dan menyampaikan informasi dalam bentuk text, audio, grafik, animasi, dan video.

Beberapa definisi menurut beberapa ahli:
1. Kombinasi dari komputer dan video (Rosch, 1996)
2. Kombinasi dari tiga elemen: suara, gambar, dan teks (McComick,1996)
3. Kombinasi dari paling sedikit dua media input atau output. Media ini dapat berupa audio (suara, musik), animasi, video, teks, grafik dan gambar (Turban dan kawan-kawan, 2002)
4. Alat yang dapat menciptakan presentasi yang dinamis dan interaktif yang mengkombinasikan teks, grafik, animasi, audio dan video (Robin dan Linda, 2001)
5. Multimedia dalam konteks komputer menurut Hofstetter 2001 adalah: pemanfaatan komputer untuk membuat dan menggabungkan teks, grafik, audio, video, dengan menggunakan tool yang memungkinkan pemakai berinteraksi, berkreasi, dan berkomunikasi. Multimedia is the use of several different media to convey information (text,audio, graphics, animation, video, and interactivity). Multimedia also refers to


Gambar 2.1 multimedia

III. Jaringan Multimedia melalui kabel, nirkabel dan Standarisasi jaringan multimedia
Ditinjau dari rentang  geograpis yang dicakup oleh suatu jaringan, jaringan biasa dibagi 3 jenis : 
1. Local Area Network biasa disingkat LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot.

2. WAN adalah singkatan dari istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris: Wide Area Networkmerupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik. WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain.

3.   Metropolitan area network atau disingkat dengan MAN Suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan jaringan yang tepaMetropolitan area network atau disingkat dengan MAN. Suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan jaringan yang tepat untuk membangun jaringan antar kantor-kantor dalam satu kota antara pabrik/instansi dan kantor pusat yang berada dalam jangkauannya.

PROTOKOL KOMUNIKASI
Protokol komunikasi atau biasa disebut protokol saja adalah suatu tatacara yang digunakan untuk melaksanakan pertukaran data (pesan) antara dua buah sistem dalam sebuah jaringan. Dalam hal ini kedua sistem bisa saja berbeda sama sekali. Protokol ini mengurusi perbedaan format data pada kedua sistem hingga pada masalah koneksi listrik.

3.3.1 Jaringan Nirkabel

Jaringan nirkabel (Inggris: wireless network) adalah bidang disiplin yang berkaitan dengan komunikasi antar sistem komputer tanpa menggunakan kabel. Jaringan nirkabel ini sering dipakai untuk jaringan komputer baik pada jarak yang dekat (beberapa meter, memakai alat atau pemancar bluetooth) maupun pada jarak jauh (lewat satelit). Bidang ini erat hubungannya dengan bidang telekomunikasi, teknologi informasi, dan teknik komputer. Jenis jaringan yang populer dalam kategori jaringan nirkabel ini meliputi: Jaringan kawasan lokal nirkabel (wireless LAN/WLAN), dan Wi-Fi.
Jaringan nirkabel biasanya menghubungkan satu sistem komputer dengan sistem yang lain dengan menggunakan beberapa macam media transmisi tanpa kabel, seperti: gelombang radio, gelombang mikro, maupun cahaya infra merah.
Contoh aplikasi Nirkabel antara lainnya:
1.      WI-FI  
Wi-Fi adalah sebuah teknologi terkenal yang memanfaatkan peralatan elektronik untuk bertukar data secara nirkabel (menggunakan gelombang radio) melalui sebuah jaringan komputer, termasuk koneksi Internet     berkecepatan tinggi. Wi-Fi Alliance mendefinisikan Wi-Fi sebagai "produk jaringan wilayah lokal nirkabel (WLAN) apapun yang didasarkan pada standar Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) 802.11".
kelebihan Wi-fi :
  • Memungkinkan LAN untuk digunakan tanpa kabel, biasanya mengurangi biaya penyebaran jaringan dan ekspansi. Ruang di mana kabel tidak dapat dijalankan, seperti area outdoor dan bangunan bersejarah, dapat menggunakan LAN Wireless.
  • Harga Wi-Fi terus turun, membuat Wi-Fi merupakan pilihan yang sangat ekonomis mengenai jaringan
  • Produk Wi-Fi tersedia di pasar secara luas.
  • Wi-Fi jaringan dukungan roaming, di mana sebuah stasiun klien mobile seperti komputer laptop dapat berpindah dari satu jalur akses ke jalur akses yang lainnya
  • Wi-Fi adalah perangkat standar global. Tidak seperti operator selular, klien Wi-Fi yang sama bekerja di berbagai negara di seluruh dunia.
  • Tersebar Luas di lebih dari 250.000 tempat umum, jutaan rumah, perusahaan dan universitas di seluruh dunia.
  • Protokol baru untuk Kualitas Layanan (WMM) dan mekanisme power saving (WMM Power Save) membuat Wi-Fi lebih sesuai untuk aplikasi yang latency-sensitif (seperti suara dan video) dan perangkat kecil berbentuk-faktor.
Kekurangan Wi-fi :
  • Penyaluran Gelombang dan keterbatasan operasional yang tidak konsisten di seluruh dunia.
  • Konsumsi Power yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan beberapa standar lainnya, membuat masa pakai baterai berkurang dan panas.
  • Jaringan WiFi memiliki rentang yang terbatas. Sebuah router WiFi rumah mungkin memiliki kisaran 45m (150ft) indoor dan 90 juta (300ft) di luar rumah.
  • WiFi menggunakan spektrum 2.4GHz tanpa izin, dimana yang sering bertabrakan dengan perangkat lain seperti Bluetooth, oven microwave, telepon tanpa kabel, atau perangkat pengirim video, banyak lainnya. Hal ini dapat menyebabkan penurunan kinerja.
2.     BLUETOOTH
Bluetooth adalah spesifikasi industri untuk jaringan kawasan pribadi (personal area networks atau PAN) tanpa kabel. Bluetooth menghubungkan dan dapat dipakai untuk melakukan tukar-menukar informasi di antara peralatan-peralatan. Spesifiksi dari peralatan Bluetooth ini dikembangkan dan didistribusikan oleh kelompok Bluetooth Special Interest Group. Bluetooth beroperasi dalam pita frekuensi 2,4 Ghz dengan menggunakan sebuah frequency hopping traceiver yang mampu menyediakan layanan komunikasi data dan suara secara real time antara host-host bluetooth dengan jarak terbatas.Kelemahan teknologi ini adalah jangkauannya yang pendek dan kemampuan transfer data yang rendah.
 Kelebihan Bluetooth :
  • Bluetooth dapat menembus dinding, kotak, dan berbagai rintangan lain walaupun jarak transmisinya hanya sekitar 30 kaki atau 10 meter
  • Bluetooth tidak memerlukan kabel ataupun kawat
  • Bluetooth dapat mensinkronisasi basis data dari telepon genggam ke komputer
  • Dapat digunakan sebagai perantara modem
Kekurangan Bluetooth : 
  • Konsumsi Power yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan beberapa standar lainnya, membuat masa pakai baterai berkurang dan panas.
  • Jaringan WiFi memiliki rentang yang terbatas. Sebuah router WiFi rumah mungkin memiliki kisaran 45m (150ft) indoor dan 90 juta (300ft) di luar rumah.
  • WiFi menggunakan spektrum 2.4GHz tanpa izin, dimana yang sering bertabrakan dengan perangkat lain seperti Bluetooth, oven microwave, telepon tanpa kabel, atau perangkat pengirim video, banyak lainnya. Hal ini dapat menyebabkan penurunan kinerja.
3.    INFRARED
Infrared (IR) cahaya adalah radiasi elektromagnetik dengan panjang gelombang lebih panjang daripada cahaya tampak, membentang dari tepi merah nominal dari spektrum yang terlihat pada 0,74 mikrometer (pM) menjadi 300 pM. Rentang panjang gelombang sesuai dengan rentang frekuensi sekitar 1-400 THz, dan termasuk sebagian besar radiasi termal yang dipancarkan oleh benda-benda di dekat suhu kamar. Cahaya inframerah yang dipancarkan atau diserap oleh molekul ketika mereka mengubah rotasi-getaran gerakan mereka. Adanya radiasi inframerah pertama kali ditemukan pada 1800 oleh astronom William Herschel.

Kelebihan Infrared :
  • Bebas Pulsa.
  • Bisa dilakukan kapan saja karena tak menggunakan sinyal.
  • Penggunaannya sangat mudah karena termasuk alat yang sederhana.
Kekurangan Infrared :
  • Kedua lubang Inframerah harus berhadapan satu sama lain, sehingga agak menyulitkan kita dalam mentransfer data.
  • Bahaya bagi mata, Jadi JANGAN sekali-kali menyorotkan Inframerah ke mata anda.
  • Seperti dikatakan di atas, banyak ponsel keluaran terbaru yang tidak dilengkapi Inframerah. Sehingga apabila ponsel kita adalah ponsel keluaran lama yang hanya dilengkapi Inframerah tanpa dilengkapi Bluetooth, kita tidak dapat meminta data dari ponsel terbaru tersebut.
Salah satu penerapan jaringan multimedia yang diterapkan di indonesia adalah penerpaan jaringan nirkabel yang berada di dalam pendalaman kalimantan, seperti contoh foto dibawah ini:

3.3.2 Standarisasi Jaringan Multimedia
Standarisasi merupakan penentuan ukuran yang harus diikuti dalam memproduksikan sesuatu, sedang pembuatan banyaknya macam ukuran barang yang akan diproduksikan merupakan usaha simplifikasi. Standardisasi adalah proses pembentukan standar teknis , yang bisa menjadi standar spesifikasi , standar cara uji , standar definisi , prosedur standar (atau praktik), dll
Istilah standarisasi berasal dari kata standar yang berarti satuan ukuran yang dipergunakan sebagai dasar pembanding kuantita, kualita, nilai, hasil karya yang ada. Dalam arti yang lebih luas maka standar meliputi spesifikasi baik produk, bahan maupun proses. Standarisasi dari jaringan itu sendiri memiliki :
1.      TOPOLOGI JARINGAN
Topologi jaringan menyatakan susunan komputer secara fisik dalam suatu jaringan.Berbagai kemungkinan Topologi :
1.      Topologi Bintang
Pada topologi  ini terdapat komponen yang bertindak sebagai pusat pengontrol.Semua simpul yang hendak berkomunikasi selalu melalui pusat pengontrol tersebut.pusat pengontrol berupa hub atau switch.
2.      Topologi Cincin
Topologi ini mirip topologi bus.informasi dikirim oleh sebuah komputer akan dilewatkan kemedia transmisi,melewati satu komputer ke komputer berikutnya.
3.      Topologi Bus
Merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel sepaksi menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain.
4.      Topologi pohon
Suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi pohon setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju .
5.      Topologi Mesh
Diantara topologi yang lainnya. Topologi mesh merupakan topologi yang mahal dan rumit pemasangannya. Karena setiap komputer menghubungkan dirinya ke semua komputer yang terdapat pada jaringan. Jadi sangat mudah untuk melakukan troubleshoot jika terjadi kesalahan.
6.      Topologi Hierachical
Gambar 3.6 Topologi Jaringan
2.      PROTOKOL KOMUNIKASI
Protokol komunikasi atau biasa disebut protokol saja adalah suatu tatacara yang digunakan untuk melaksanakan pertukaran data (pesan) antara dua buah sistem dalam sebuah jaringan. Dalam hal ini kedua sistem bisa saja berbeda sama sekali. Protokol ini mengurusi perbedaan format data pada kedua sistem hingga pada masalah koneksi listrik.

3.3.3   Implementasi Jaringan Multimedia

VoIP singkatan dari Voice over Internet Protocol, dikenal juga dengan sebutan IP Telephony. VoIP didefinisikan sebagai suatu sistem yang menggunakan jaringan Internet untuk mengirimkan data paket suara dari suatu tempat ke tempat yang lain menggunakan perantara protokol IP. Adapun perbedaan VoIP dengan telepon tradisional adalah masalah infrastrukturnya, jika VoIP menggunakan internet sedangkan telepon tradisional menggunakan infrastruktur telepon yang sudah dibangun lebih awal, dan yang pasti lebih sederhana.
Unsur-unsur pembentuk VoIP

Ada empat unsur pembentuk VoIP, yaitu :
1.  User Agent
User agent ada yang berupa software, ada pula yang berupa hardware. User agent berfungsi untuk melakukan pemanggilan atau untuk menerima telepon, baik dari sambungan komputer dengan komputer, komputer dengan IP-phone, komputer dengan PSTN (perlu ditambah alat ATA).  

2.    Proxy
Karena VoIP akan dijalankan di internet maka perlu dibentuk jembatan penghubung, jembatan tersebut biasa disebut dengan proxy, seperti halnya proxy-proxy server pada umumnya, tetapi ini khusus untuk kebutuhan VoIP. Untuk mengoperasikan proxy dibutuhkan softswitch.

3.  Protocol
Protocol merupakan sebuah aturan atau rule yang harus dipenuhi agar akses komunikasi dalam hal ini komunikasi VoIP dapat melewati jaringan, dalam hal ini internet.

4.    CODEC (coder-decoder)
Pada prinsipnya pengkodean suara merupakan pengalihan kode analog menjadi kode digital agar suara dapat dikirim dalam jaringan komputer. Pengkodean ini dikenal dengan istilah codec (compressor-decompressor).    

VoIP (Voice Over Internet Protocol) adalah teknologi yang mampu melewatkan trafik suara, video dan data yang berbentuk paket melalui jaringan IP.  
Keunggulan VoIP adalah :
-       Biaya yang sangat murah.
-       Mudah dalam penggunaannya.
-       Jaringan komunikasi yang telah tersebar luas di Luar Negeri.
-       Sudah banyak yang menggunakannya.

Kekurangan VoIP adalah :
-       Kualitas suara tergantung pada server VoIP yang digunakan, Bandwidth atau kecepatan akses internetnya. 
Peralatan Yang Di Butuhkan:
-       PC yang terhubung ke Internet.
-       Telpon VoIP ( baik USB Phone atau Headset).



Disamping nelpon masih banyak lagi layanan yang diberikan voiprakyat seperti Audio Conference, VideoBlog, instant Messaging, dan lain-lain. Nach bagi yang ingin mencoba memanfaatkan fasilitas ini buruan daftar untuk memperoleh Nomor VoIP Gratis di situs http://voiprakyat.or.id.
Adapun yang menyediakan layanan VoIP di indonesia adalah VoIP Rakyat, Buku VoIPnya pun telah diluncurkan pada Hari Rabu, 31 Januari 2007, yang berjudul “VoIP Rakyat Cikal Bakal Telkom Rakyat”. Pada kesempatan itu Onno W. Purbo

0 komentar:

Posting Komentar

Google Translate

 

©Copyright 2009-2013 geovani orlando |